17Master Class, Balanced Development : Towards an Integrative approach of socio-economic and ecological dimensions

Pembangunan yang tidak berkelanjutan yang sering terjadi pada negara berkembang telah mengakibatkan berbagai kerusakan lingkungan, baik pada sistem abiotik, biotik, maupun kultural. Ekstraksi sumberdaya alam secara berlebihan telah mengakibatkan berbagai dampak negatif bagi kehidupan dan penghidupan umat manusia. Kejadian bencana alam, misal banjir, kekeringan, dan tanah longsor semakin lama semakin meningkat intensitasnya akibat deforestasi dan perubahan penggunaan lahan pada permukaan bumi, terutama pada bagian hulu dari Daerah Aliran Sungai (DAS). Sementara itu, berbagai kegiatan ekstraksi sumberdaya mineral telah mengakibatkan hilangnya ekosistem alami yang hidup diatasnya, dan tidak jarang limbah yang dihasilkan menyebabkan pencemaran lingkungan, terutama pada badan sungai. Selain dampak terhadap alam, hal tersebut juga tidak jarang menyadi penyebab konflik sosial yang ada di masyarakat, terutama antara masyarakat asli dengan pihak pengelola sumberdaya. Tidak jarang pula konflik tersebut berakhir pada tindak kekerasan yang menyebabkan kerugian material maupun inmaterial pada kedua belah pihak. Permasalahan terkait sumberdaya alam yang semakin meningkat akhir-akhir ini, menunjukan semakin pentingya perencanaan dan pegelolaan sumberdaya alam, terutama dalam lingkup pesisir dan DAS. Perencanaan dan pengelolaan pesisr serta daerah aliran sungai secara berkelanjutan mampu berperan dalam pemgelolaan sumberdaya alam di Indonesia, sehingga terjaga kelestariannya. read more

Read More